Bumi Menjerit, Iman tidak boleh Diam!
Bagaimana jika krisis lingkungan yang kita saksikan hari ini bukan sekadar persoalan alam, tetapi juga cermin dari krisis spiritual manusia? Ketika hutan menghilang, sungai tercemar, gunung kehilangan keseimbangannya, dan perubahan iklim semakin mengancam kehidupan, muncul satu pertanyaan yang tidak bisa lagi dihindari: di manakah peran orang percaya? Apakah iman hanya berhenti di dalam gedung gereja, ataukah harus hadir sebagai kekuatan yang memulihkan seluruh ciptaan? Buku ini mengajak pembaca keluar dari cara pandang lama dan menemukan bahwa merawat bumi bukan sekadar gerakan sosial, melainkan panggilan iman yang berakar pada kasih Allah.
Melalui perpaduan teologi, kearifan lokal, spiritualitas, dan peran gereja, buku ini menyuguhkan perspektif yang segar dan relevan bagi zaman. Dari krisis ekologi hingga harapan eskatologis, setiap bab membuka wawasan bahwa keselamatan Allah tidak hanya berbicara tentang manusia, tetapi juga tentang pemulihan seluruh ciptaan. Jika bumi adalah rumah yang dipercayakan Tuhan kepada manusia, maka pertanyaan terbesar bukan lagi “Siapa yang harus bertindak?”, melainkan “Mengapa bukan kita, mulai hari ini?”
Reviews
There are no reviews yet.
Be the first to review “TEOLOGI & EKOLOGI Suatu Pengantar Terhadap Kesadaran Ekoteologi berbasis Kebudayaan”Cancel Reply
Reviews
There are no reviews yet.